Bocah yang Kelaminnya Terpotong saat Khitan

VIVAnews – Alat kelamin bocah terpotong usai di khitan kerap terjadi. Insiden ‘kecelakaan kerja’ yang kerap terjadi ini bisa dipidanakan dan masuk kategori mal praktik.

“Itu mal praktik. Karena tidak hati-hati melakukannya dan diagnosanya juga bisa tidak jelas,” kata Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Anak, Aris Merdeka Sirait, saat berbincang dengan VIVAnews, Selasa, 28 Juli 2009 malam.

Kategori mal praktik itu juga karena tidak adanya jaminan atas kasus itu di undang-undang kesehatan. Menurut Aris, kelalaian mantri atau pelaku pengkhitan itu sangat merugikan bocah terkait.

“Itu kan menyangkut masa depan si anak. Itu jelas pidana karena ada pihak yang merasa dirugikan,” ujar dia lagi.

Komnas Anak ternyata juga pernah menerima laporan kasus kelamin bocah yang terpotong saat dikhitan. Komnas pun menindaklanjuti sebanyak dua laporan yang masuk.

Kedua kasus itu terjadi di tahun yang sama pada 2007. Kasus pertama di Palembang, Sumatera Selatan. Alat kelamin si bocah terpotong saat  acara khitanan massal yang digelar sebuah rumah sakit pemerintah. Bagian yang tersisa, hanya ‘kepala’ kelamin si bocah.

Putusan terakhir dan bantuan advokasi berbuah manis meski tak memuaskan. Si penyelenggara khitanan massal harus menanggung semua biaya operasi penis bocah untuk ‘diperbaiki’.

Kasus kedua terjadi di Cirebon, Jawa Barat. Juga terjadi saat acara khitanan massal yang digelar organisasi sosial. Nahasnya, kelamin si bocah ini ‘dibabat’ habis oleh si pengkhitan.

“Putusan akhirnya tetap ganti rugi. Dua-duanya (Palembang dan Cirebon) masuk pidana,” ujar dia.

Seperti diketahui, pada Mei 2007, Heru Saputra (8) warga Kampung Pakapuran RT 01/05, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, tinggal sekitar 1 centimeter alat kelaminnya.

Insiden salah potong dalam proses khitan juga dialami Udin (9) di Riau, Kecamatan Belilas, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Saat kejadian, Senin 13 Juli 2009, sebanyak 100 anak-anak yang hendak mengikuti khitanan massal melarikan diri.

ismoko.widjaya@vivanews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: